Page 13 - CEREKA_APM_Jan_Apr2025
P. 13
Izinkan Aku Berpaling Darimu: Asep Yudha Wirajaya (Sambungan 4)
“Hei, melamun saja! Kata manager keuanganku setengah
berteriak sehingga mengejutkan aku.
“Oh, Ibu. Sebentar lagi, Bu. Ada yang belum saya selesaikan,”
jawabku setengah berkilah.
“Ya, sudahlah aku pulang dulu. Jangan lupa dengan rencana
saya. Saya minta besok sudah kamu putuskan, sehingga saya
bisa cepat bertindak’, kata beliau lebih lanjut.
“Ya, Bu. Besok saya putuskan. Silakan kalau Ibu pulang dulu,”
jawabku perlahan.
Selama hampir tujuh tahun bekerja, justru saat inilah aku
mengalami godaan terberat. Sudah seminggu ini aku terbebani
oleh rencana yang akan dilakukan managerku.
“Lia, apakah kamu merasa, sudah tujuh tahun bekerja di sini
tapi apa yang kau peroleh?” tanya manager keuanganku di
suatu sore saat semua karyawan telah pulang
“Maksud Ibu bagaimana, saya senang bekerja di sini. Saya
sudah merasa cukup dengan apa yang saya terima, saya pun
nyaman bekerja di sini. Apa ada yang salah dengan sikap saya,
Bu?” tanyaku hati-hati
“Lia….lia… Kamu ini memang jujur namun karena kejujuran itu
kamu justru makin diperalat oleh bos-bos di sini. Kamu juga
aku yang telah bersusah payah mengelola keuangan di sini,
tapi apa yang kita dapat di sini. Rumah, mobil yang kumiliki
hanya tipe standar, bahkan kamu pun tidak mempunyai mobil.
Sedangkan para bos….coba kamu perhatikan. Mobil tidak
cukup hanya satu, itu pun selalu keluaran baru. Rumah mewah
pun mereka miliki. Apa kamu tidak pernah memikirkan
kesenjangan ini? kata managerku panjang lebar.
Aku makin tak mengerti arah pembicaraannya. Aku lebih baik
diam, mengikuti pembicaraan selanjutnya.
13

