Page 41 - CEREKA_APM_Jan_Apr2025
P. 41
TERJATUH
Justinia Darlane Anak Edwain
Akademi Pengajian Melayu, Universiti Malaya, Kuala Lumpur
Di Langkawi, tanah syurga nan elok,
Paya bakau memanggilku dengan gemuruh alun,
Di balik dedaunan rimbun dan akar menjalar,
Keajaiban alam menanti dalam diam.
Pasang surut menyisakan jejak,
Tanah basah, licin sehabis air pergi,
Aku melangkah hati-hati, meniti waktu,
Namun takdir mengintai, terselubung kabut.
Kakiku terpeleset, tak berdaya,
Tubuh terhempas ke tanah basah,
Rasa sakit sekejap menyapa,
Mengalirkan pelajaran di tiap detiknya.
Di antara akar-akar bakau yang kokoh,
Aku terbaring, merasakan dunia,
Alam berbicara, mengajarkan kesabaran,
Di balik jatuh, ada kebijaksanaan tersimpan.
Tanah licin di paya bakau,
Memberi warna dalam petualangan,
Meskipun luka menghias cerita,
Semangatku takkan pernah pudar.
Bangkit dari tanah licin yang beku,
Menata langkah dengan lebih hati-hati,
Langkawi dan paya bakaunya,
saksi perjalanan diri.
41

